Banten

40 Koperasi se Kabupaten Tangerang Dibimtek Pemringkatan Koperasi

Administrator | Selasa, 30 Mei 2023

KELAPA DUA, (JT) - Sebanyak 80 orang anggota dan pengurus Koperasi se Kabupaten Tangerang mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis penilaian pemeringkatan koperasi, Senin (29/5/2023). Acara yang digelar di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Banten ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati.

Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Yeni Yuliawati memaparkan, sosialisasi dan bimbingan teknis pemeringakatan koperasi tahun 2023 ini dikuti sebanyak 80 peserta dari 40 koperasi yang ada di Kabupaten Tangerang. Acara ini digelar selama dua hari yakni Senin-Selasa (29-30/5/2023).

Untuk bimbingan teknis pemeringkatan koperasi, para peserta dibimbing langsung oleh Bagyo Sudarsono dari PT NayNau Jasa Usaha yang sudah cukup berpengalaman di bidang perkoperasian. 

"Saya berharap para bapak dan ibu pengurus Koperasi se Kabupaten Tangerang bisa mendapat ilmu yang bermanfaat sepulangnya dari bimtek ini," tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Nurul Hayati memaparkan, para peserta sosialisasi dan Bimtek Penilaian Pemeringkatan Koperasi tahun 2023 ini, sengaja mengundang para pengurus koperasi yang sebelumnya belum pernah mengikuti bimtek. Ia berharap Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang bisa menciptakan koperasi-koperasi berkualitas tingkat Kabupaten Tangerang maupun tingkat nasional.

"Saya berharap ada bermunculan koperasi-koperasi baru yang berkulitas di Kabupaten Tangerang ini. Bahkan bisa mewakili Kabupaten Tangerang di tingkat nasional," ujar Nurul Hayati.

Untuk itu, para peserta bimtek diharapkan benar-benar serius menerima materi dari para ahli yang didatangkan dari Lembaga Independen Penilaian Koeprasi (LIPK) Indonesia. Usai bimtek ini, para para pengurus koperasi mampu menyiapkan kelengkapan dan persyaratan yang dibutuhkan untuk penilaian koperasi.

"Dari 1800an lebih koperasi yang ada di Kabupaten Tangerang saat ini, ada sekitar ratusan koeprasi yang bersetatus aktif. Untuk itu saya berharap dari para pengurus koperasi yang ada disini untuk terus menjalankan berkoperasi, dan bisa menjadi koperasi yang berkualitas," tandasnya.

Pemateri dari LIKP Bagyo Sudarsono memaparkan, ada beberapa aspek yang dinilai dari koperasi untuk dinyatakan lolos pemeringkatan. Dari mulai aspek kelembagaan, aspek usaha, aspek keuangan, aspek manfaat terhadap anggota dan aspek manfaat terhadap masyarakat. 

Menurut Bagyo dari pemeringkatan ini, koperasi akan dibagi dalam empat klasifikasi, yakni sangat berkualitas, berkualitas, cukup berkualitas dan tidak berkualitas.

"Manfaat dari pemeringatan ini cukup banyak, yakni bagi pengurus, bagi anggota, bagi masyarakat serta bagi investor, perbankan dan mitra kerja. Tentunya bagi koperasi yang berkualitas akan mendapat kepercayaan lebih dari anggotanya maupun dari investor dan dari unsur lainnya," paparnya. (PUT)