Banten
Asosiasi Pengerajin Tangerang Ngadu Kedewan
TIGARAKSA - Puluhan orang yang tergabung dalam Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA) mendatangi kantor DPRD, Kamis (16/6/2016). Mereka menyampaikan keluhan terkait usaha pembuatan sepatu yang kini mereka lakoni.
Pengaduan yang semula akan disampaikan langsung kepada anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini, hanya diterima oleh Sekretaris Dewan dan jajarannya. Sebab keatangan mereka sekitar pukul 14.00 WIB ini para anggota dewan sudah berangkat melaksanakan kunjungan kerja ke luar daerah.
Ketua APTA Agus Winarno mengatakan, kedatangannya ke gedung dewan ini untuk meminta DPRD Kabupaten Tangerang agar memfasilitasi dan mempertemukan pengerajin dengan perusahaan pemegang hak paten merek sepatu ternama atau dengan orang yang mengaku kuasa hukumnya. APTA juga minta agar DPRD mencari solusi terkait permasalahan merek Nike, Adidas, Converse yang selama ini dipakai oleh APTA.
Atas penggunaan merk Nike, Adidas, Converse tersebut menurut Agus, anggota APTA kerap kali mendapat ancaman dan pemerasan dari pihak-pihak tertentu. Bahkan, belum lama ini ada dua anggota APTA yang ditangkap polisi dengan tuduhan pemalsuan merk.
"Saya ingin agar DPRD memafasilitasi kami bertemu dengan pemegang merk atau kuasa hukumnya. Agar masalah ini cepat selesai," ujarnya.
Agus Winarno menambahkan, penggunaan merk Nike, Adidas dan Converse oleh pengrajin Tangerang ini, hanya semata-mata alasan ekonomi. Sebab dengan menggunakan merk tersebut, produksi sepatu miliknya atau milik anggota APTA akan mudah terjual di pasaran. Sementara saat APTA memproduksi sepatu dengan merk sendiri, tidak laku dipasaran.
"Ini hanya pertimbangan ekonomi mas, saya berharap bisa bertemu dengan pemengang merk dan bisa menggunakan merk tersebut," tandansya.
Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang Surya Wijaya mengatakan, semula kedatangan para anggota APTA ini dijadwalkan pagi untuk diterima oleh anggota DPRD. Karena kedatangan mereka sore hari, maka anggota DPRD sudah berangkat menjalankan tugas luar.
"Semua anggota DPRD sedang ada kunjungan ke luar daerah, jadi tidak bisa menerima kedatangan APTA. Mungkin akan dijadwalkan kembali," tandas Surya. (day)

- Camat Kosambi Gotong Royong Atasi Banjir
- Proyek SPAL Pagu Dewan Dikerjakan Asal Jadi
- PLN Cuma Gertak Sambel Soal Sanksi Pelaksana Proyek
- Tarling bukti Kedekatan Pemerintah Dengan Masyarakat
- Sidang Mediasi Gugatan Parkir Aeon Mall di Undur








