Banten

RSU Tangsel belum Miliki SDM Untuk Tangani Kasus Ginjal Akut

Administrator | Minggu, 23 Oktober 2022

PAMULANG, (JT) - Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan, mengakui tidak memiliki sumber daya dan fasilitas memadai, untuk mendiagnosa penyakit ginjal akut yang tengah mencuat di sejumlah negara dan daerah di Indonesia.

Kepala Bidang Pelayanan Medis (Yanmed) RSU Tangerang Selatan, Taufik, menerangkan bahwa pihaknya belum dapat melayani pasien anak dengan jenis peyakit tersebut. 

"Kalau gejala akhir itu, tata caranya harus melakukan cuci darah atau hemodialisa, di RSU Tangsel, belum ada fasilitas untuk hemodialisa anak," ungkap Taufik, Kabid Yanmed RSU Tangsel, dikonfirmasi, Jumat (21/10/2022). 

Selain tidak adanya fasilitas atau alat cuci darah buat anak-anak, RSU Tangsel, juga tidak memiliki Sumber Daya Dokter spesialis, yang dapat menangani kasus tersebut. 

"Kedua kita belum ada spesialis dokter anak yang konsultan untuk ginjal anak. Jadi kalau yang sudah stage (tahap) akhir, dia datang ke RSU dengan keluhan tahap akhir kita akan merujuk ke RS yang mempunyai fasilitas tadi. Fasilitas cuci darah untuk anak dan fasilitas yang mempunya dokter spesialis anak konsultan ginjal anak," terang Taufik. 

Menurut dia, penanganan pasien dengan gejala penyakit ginjal akut itu sama dengan jenis penyakit anak lainnya. Sebab, penyakit itu, bukan disebabkan adanya virus seperti Corona. 

"Jadi karena ini bukan kasus infeksi seperti Covid, jadi kami alurnya seperti pada penyakit pada umumnya. Jadi kami tidak menyediakan ruangan khusus dan kalau ada pasie pasien seperti ini diduga seperti itu akan kita tangani secara protap yang dientukan Kemenkes, kecuali sudah tahap akhir, itu kita rujuk ke RS dengan fasilitas tadi," jelas dia.

Jadi hingga saat ini pihak RSU Tangsel, belum pernah menangani atau melayani pengobatan pada pasien ginjal akut tersebut. Pihaknya juga mengaku belum pernah merujuk pasien anak dengan kondisi ginjal akut. 

"Selama ini belum ada. Kalau skrining tetap kita lakukan. Jadi pasien-pasien yang datang dengan keluhan pipisnya kurang dan segala macam itu, kita skrining, dengan pengecekan laboratorium," terang Taufik. (HAN)