Banten

Bedah Rumah di Kronjo Rata-Rata Capai 80 Persen

Administrator | Kamis, 30 November 2017

KRONJO - Pelaksanaan bedah rumah melalui Program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Permukiman Padat, Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) di wilayah Kronjo terus dikebut. Memasuki pekerjaan tahap ke dua, rata-rata proses pembangunan rumah sudah mencapai 80 persen.

Pantauan di lapangan, dari total 49 rumah di Desa Pasir dan Cirumpak, Kecamatan Kronjo yang dibedah melalui program Gebrak Pakumis, terdapat 36 rumah yang sudah dikerjakan. Kondisi pekerjaan memang berbeda-beda, ada yang masih tahap pondasi, ada yang tahap pengurukan, bahkan ada yang sudah pasang atap. Hingga pekan ini, sudah ada puluhan rumah yang sudah ditempati meskipun masih menunggu pembangunan septik tank dan sarana mck.

Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kronjo Satibi mengungkapkan, saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap kedua. Pada tahap pertama pihak UPK mengerjakan sebanyak 50 persen atau sekitar 25 unit rumah. Namun UPK Kronjo sudah mengerjakan lebih dari 30 rumah.

"Saat ini beberapa rumah memang sudah memasuki tahap pekerjaan finishing seperti pengecatan dan pembuatan MCK. Mudah-mudahan pertengahan Desember mendatang pekerjaan sudah mencapai 100 persen," ujar Satibi, saat ditemui di lokasi bedah rumah di Desa Pasir.

Satibi menjelaskan, program Gebrak Pakumis yang dilaksanakan sejak 2012 silam terus mengalami peningkatan kualitas. Tahun ini, pembangunan rumah menggunakan slop betok dan kolom beton bertulang dan full asbes untuk rangka atap. Sehingga kekuatan rumah semakin kokoh.

"Alhamdulillah tahun ini banyak peningkatan. Mulai dari tembok yang menggunakan hebel full sampai menggunakan kolom beton bertulang sehingga rumah semakin kokoh," terangnya.

Ketua Tim Fasilitator Kabupaten Tangerang Chamdani mengatakan, tahun ini program Gebrak Pakumis membangun sebanyak 1000 rumah yang tersebar mulai dari Jambe, Tigaraksa, Cisoka, Solear, Balaraja, Jayanti, Sukamulya hingga ke wilayah Pantura seperti Teluknaga dan Kosambi.  

"Program Gebrak Pakumis ini merupakan program unggupan pak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Program ini sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya. (PUT)