HUKRIM
Diduga Miliki Penyakit Vertigo, Warga Kemiri Ditemukan Tewas di Kali
MAUK, (JT) - Warga jalan Jati Tanjakan, Kampung Jungkel, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad lelaki mengambang dalam kondisi tengkurep di pinggir kali kampung tersebut, Rabu (13/7/2022).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir menerangkan, bahwa jasad tersebut, saat ini telah dibawa ke RSUD Tobat, Kecamatan Balaraja, Tangerang.
"Dari pengakuan pihak keluarga, korban atas nama Ahmad Sarbai, usia 39 tahun warga Desa Klebet, Kecamatan Kemiri. Oleh keluarganya dinyatakan korban kerap mengidap penyakit vertigo berat dan keluarga menerima kematian korban akibat sakit," kata Abdul Munir, dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).
Berdasarkan keterangan saksi warga yang melihat korban dalam keadaan mengambang di kali Kampung Jungkel, menyebutkan korban terlihat tidak bernyawa di dekat sepeda motor honda Beat, yang juga berada di dalam kali.
"Bahwa ada mayat yang mengambang di kali, kemudian saksi-saksi melihat posisi mayat dalam keadaan tengkurep dan di samping mayat ada motor merek Honda Beat Warna Hitan nopol B 6542 GRK dan korban memakai jaket warna hitam," jelas Munir.
Selanjutnya, anggota Polsek Rajeg, mendatangi lokasi dan membawa korban ke Polsek Rajeg.
"Setelah berada di Polsek Rajeg, anggota melakukan pemeriksaan secara fisik tidak ditemukan ditubuh bagian luar tanda-tanda kekerasan pada mayat tersebut. Kemudian anggota membawa mayat ke RSUD Balaraja," jelas dia.
Menurut keterangan saksi kakak kandung korban atas nama Jamsari, lanjut Munir, bahwa korban sudah dua hari tidak pulang ke rumahnya. Terakhir kakanya itu, berkomunikasi melalui HP pada Senin, kemarin.
"Korban berdasarkan pengakuan keluarganya memiliki riwayat penyakit pertigo akut yang sudah beberakali pingsan. atas kejadian ini kakak kandung korban menyatakan ini musibah," ucap Munir. (HAN)

- BPMPTSP Tegur Pengusaha Alfamart
- Diterjang Angin, Baliho Paslon Roboh
- Tolak PP 78, Buruh kembali Kepung Kantor Bupati
- Dijanjikan Umroh, Sarpin Tertipu
- Penanganan Bidang Kesehatan, Sosial dan Pendidikan








