Banten
Kampung Deret, Rusun Nelayan dan Rusun Warga Dibangun di Dadap

TIGARAKSA - Pemkab Tangerang bangun kampung deret nelayan Dadap Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang. Pada kawasan tersebut, juga dibangun dermaga nelayan, rusun nelayan khusus untuk nelayan Dadap dan rusun warga yang diperuntukan khusus warga Dadap.
Kampung deret merupakan kampung yang ditempatkan diatas air yang fungsinya rumah tinggal dan rumah produksi, menjadi satu kesatuan zona pemukiman nelayan. Rusun nelayan diintegrasikan dengan kawasan muara sungai kali prancis yang sekaligus dihubungkandengan dermaga sandar kapal nelayan Dadap.
Secara keseluruhuan berdasarkan Masterplan kawasan Dadap, dibangun kawasan sekolah Islam terpadu dan kawasan pemukiman nelayan diatas tanah seluas 12 kentar. Kawasan Dadap terletak di daerah perbatasan antara DKI Jakarata dengan Kabupaten Tangerang yang terletak dipesisir pantai utara Tangerang.
Pada kawasan tersebut juga dibangun pintu gerbang utama, pasa multifungsi, Auditorium utama, asrama siswa/santri, promenade kali prancis, kompleks sekolah, dermaga kecil, parkir masjid, lahan AU, kampung nelayan deret.
Selain itu, juga dibangun mini amphitheater, parkir R4 auditirium, parkir R2 auditirium, Kantin siswa/santri, parkir R2 dan sepeda, taman sekolah, kantor/ruang kelas, kantor pusat, Masjid, tempat kuliner terpadu dan Rusun Nelayan dadap.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Tangerang Hery Heryanto mengatakan, bahwa pembangunan kawasan Dadap merupakan bagian dari penetapan kawasan perumahan dan pemukiman kumuh Kabupaten Tangerang sesuai Surat Keputusan Bupati Tangerang Nomor 050/Kep.47-Huk/2015.
Saat ini jumlah kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Tangerang sebanyak 496 kawasan, luas kawasan kumuh 369,39 hektar, jumlah rumah kumuh sebanyak 50.796 unit dan jumlah penduduk 207.457 jiwa.
“Dadap merupakan kawasan padat dan banyak rumah tidak layak huni, banjir, pelayanan sanitasi dan air bersih tidak optimal. Karena itu Pemkab Tangerang menata Dadap bekerjasama dengan Kemenpupera, membangun kawasan sekolah Islam terpadu dan kawasan pemukiman nelayan,” kata Hery.
Kawasan Dadap sebagai Prioritas penangananan perumahan dan permukiman kumuh masuk kedalam kawasan kumuh pesisir bersama Kawasan Cituis Kecamatan Pakuhaji, Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Tanjung Kait Kecamatan Mauk dan Kronjo Kecamatan Kronjo.
“Penataan kawasan Dadap merupakan salah satu bagian kebijakan, rencana dan strategi penataan kawasan perumahan dan permukiman di Kabupaten Tangerang, pembangunan penataan Dadap bersama Kemenpupera,” kata Hery yang ditemui diruang kerjanya, Rabu (18/5/2016).
Kebijakan dan strategi rencana pembangunan dan pengembangnan perumahan dan kawasan permukiman (RP3KP) Kabupaten Tangerang tahun 2013-2033, penanganan lingkungan permukiman padat dan kumuh dengan strategi pola penanganan yaitu peningkatan kualitas saran dan prasana lingkungan untuk memperbaiki citra kawasan, seperti dengan penambahan/peningkatan jaringan jalan, saluran dan penyediaan air bersih. Rehabilitasi rumah melalui perbaikan atap, lantai dan dinding dan penataan perumahan melalui proses konsolidasi lahan (land consolidation) dengan merahabilitasi bangunan rumah menjadi bangunan yang lebih layak huni.
Hery lanjutkan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman, Bab VIII pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh, pemerintah daerah perlu peningkatan kualitas permukiman melalui pemugaran, peremajaan, permukiman kembali dan pengelolaan.
Pemugaran merupakan pembangunan kembali menjadi permukiman layak huni, peremajaan mewujudkan permukiman yang lebih baik dengan terlebih dahulu menyediakan tempat tinggal bagi masyarakat, pemukiman kembali pemindahan dari lokasi yang tidak mungkin dibangun rencana tata ruang.
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, penataan kawasan Dadap merupakan bagian dari pada misi rencana pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Tangerang tahun 2005–2025. Salah satu poinya yaitu mewujudkan pelayanan dasar bagi masyarakat secara merata dan proporsional.
“Kawasan Dadap Prioritas penangananan perumahan dan permukiman kumuh masuk kawasan kumuh pesisir bersama Kawasan Cituis, Tanjung Pasir, Tanjung Kait dan Kronjo. Di mauk kita sudah mulai membangun rumah khusus nelayan sebanyak 50 unit bertempat di Desa Tanjung Anom Mauk bekerjasama dengan Kemenpupera,” ujar Zaki. (hms)

- Guru SMK Kesehatan Tewas Terbakar
- Penataan Kawasan Kumis dan Pembangunan Masyarakat Pantai Untuk Kepentingan Masyarakat
- Masyarakat Diajak Tingkatkan Ketakwaan
- Dinsos Prioritaskan Bantu Warga Miskin
- 13 Camat Resmi Dilantik Jadi PPAT Sementara