Banten

Panik Akibat Gempa, Bupati Tangerang Lari dari Lantai Tiga

Administrator | Selasa, 23 Januari 2018

TIGARAKSA - Gempa bumi yang mengguncang Lebak, Banten sebesar 6,4 skalaSkala Richter (SR) dirasakan di sejumlah daerah. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan ratusan Pegawai Pemkab Tangerang lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 13.34 WIB di 7,21 LS, 105.91 Bujur Timur (81 kilometer Barat Daya Lebak, Provinsi Banten Kedalaman 10 KM) membuat panik seluruh pegawai yang berada dalam ruangan. Sejumlah pegawai perempuan yang panik teriak histeris bahkan ada yang menangis sambil memeluk rekan sekerjanya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama staf Ahli Dedi Sutardi dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Soma Atmaja serta pejabat lainnya berlari menjauh dari gedung Setda setinggi lima lantai. Mereka berkerumun di halaman gedung untuk memastikan tidak ada lagi gempa susulan.

"Saya kaget saat berada di lantai 5 kok tiba-tiba gedung bergoyang. Saya langsung teriak 'Gempa' sambil berlari menuju lantai paling bawah dan keluar," ujar Sirojudin, salah satu pegawai. 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dirinya cukup panik dan langsung lari menuju keluar gedung saat mengetahui ada gempa bumi. Semula dirinya mengiri ada kucing berantem di atas plafon.

"Saya kira berisik di atas ada kucing berantem, eh tahunya ada gempa, ya udah saya lari keluar gedung," ujar Zaki Iskandar saat ditemui di loby utama, pasca gepa, Selasa (23/1/2018).

Informasi yang dihimpun, di Gedung PU Puspemkab Tangerang, sejumlah kepala dinas seperti Selamet Budi, Kepala Dinas Binamarga dan SDA serta Sekretaris Dinas Iwan Firmansyah, serta mantan Wakil Walikota Tangerang Dedi Syafei juga ikut lari tunggang langgan keluar gedung. Tak hanya itu, sejumlah pejabat dan pegawai serta masyarakat yang berada di Gedung Usaha Daerah, juga lari keluarg gedung.

Hingga berita ini ditayangkan, di Kabupaten Tangerang belum ada informasi adanya korban jiwa akibat gempa bumi tersebut. (PUT)