Banten

Parkir Ilegal Segera Ditertibkan

Administrator | Jumat, 20 Mei 2016

SERPONG – Adanya laporan dari masyarakat terkait potensi parkir on the street yang tidak maksimal. Dinas Perhubungan dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel bakal menertibkan. Upaya ini untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari kantong parkir yang ada.

Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel Sukanta mengatakan, setelah adanya laporan langsung bergerak dengan melakukan pendataan ulang titik parkir yang bermasalah. Dari 135 titik parkir yang terdata hanya 36 titik parkir yang menyetorkan retribusi. “Itu sudah kita lakukan. Nanti akan ditertibkan,” ungkapnya, Kamis (19/5/2016).

Menurutnya, titik parkir yang bermasalah tersebut tidak menyetorkan ke kas daerah. Untuk itu, pihaknya bakal menindak tegas pengelola parkir. “Rencannaya setelah lebaran kita akan tertibkan,” ujarnya.

Kata dia, sebamyak 135 titik parkir yang terdata tersebar di tujuh kecamatan. Namun, yang menyetorkan retribusi hanya 36 titik parkir. Sisanya, belum di kelola Dishubkominfo. “Tahun ini kita targetkan Rp2 miliar dari retribusi parkir,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tangerang Rasyid Hidayat mengatakan dari hasil kajian yang dilakukan lembaganya di sejumlah titik parkir yang memanfaatkan fasos fasum milik Pemkot Tangsel mensinyalir setoran retribusi tidak sesuai dengan pendapatan yang dikelola perusahaan parkir.

“Kita hitung di delapan titik parkir kehilangan potensi hilangnya retribusi parkir mencapai miliaran rupiah setiap tahunya,” katanya.

Menurut Rasyid, akibatnya pemasukan dari sektor parkir tidak maksimal. Padahal, dari delapan titik parkir tersebut setiap harinya dimasuki ratusan kendaran. Baik roda empat maupun sepeda motor. Dari hasil kajian di lapangan potensi sangat besar. Tetapi yang masuk ke kas daerah masih minim.

"Kalau satu mobil sekali parkir 4 ribu dikalikan seratus mobil bisa mencapai jutaan rupiah. Itu baru satu titik. Kalau di delapan titik nilainya bisa mencapai puluhan juta per hari. Di Kota Tangsel terdapat ratusan titik parkir on the street. Setiap tahunya diperkirakan miliaran rupiah pemasukan dari retribusi parkir," terangnya. (elo)