Banten

Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Segera Direvsi

Administrator | Rabu, 29 November 2017

TIGARAKSA - Dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2011 tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan segera direvisi. Rancangan Perda perubahan Perda No 13 Tahun 2011 ini sudah masuk ke Program Perencanaan Peraturan Daerah (Properda) DPRD Kabupaten Tangerang.

Salah satu anggota Properda DPRD Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha menjelaskan, jika sudah banyak terjadi perubahan tata ruang di Kabupaten Tangerang. Selain banyak terjadi alih fungsi lahan dan bangunan, seperti pergudangan jadi industri bahkan sampai lahan produktif hijau atau persawahan yang kini beralih fungsi menjadi perumahan.

"Lahan masyarakat saat ini sudah banyak yang beralih fungsi. Untuk itu Pemkab Tangerang mengusulkan kepada kami (DPRD-red) untuk melakukan perubahan Perda No 13 Tahun 2011 tentang Tata Ruang Wilayah," ujar Akmal kepada jurnaltangerang.co.

Akmal menambahkan, tidak hanya wilayah utara Tangerang saja yang saat ini banyak lahan beralih fungsi. Bahkan di wilayah tengah dan selatan pun, mulai Tigaraksa, Panongan, Jambe, Curug, Kelapa Dua, Legok bahkan hingga Pagedangan dan Cisauk saat ini bayak terjadi pengalihan fungsi lahan.

Disisi lain memang akan terjadi pengurangan fungsi lahan, terutama untuk areal hijau baik persawahan maupun perkebunan. Namun disisi lain masyarakatnya juga butuh perubahan pembangunan. Sehingga tidak sedikit masyarakat yang mau menyerahkan lahannya ke pengembang untuk dikembangkan menjadi property.

"Saya rasa perubahana Perda No 13 Tahun 2011 ini memang sudah dibutuhkan. Apalagi aturan RTRW yang ditetapkan hingga 2030 mendatang, seharusnya dievaluasi setiap 5 tahun sekali. Bahkan untuk tahun ini sudah lebih dari 5 tahun," paparnya.

Ia menjelaskan, jika program pembanhasan perda RTRW ini masih dalam tahap pembagian pansus dari komisi-komisi. (PUT)