HUKRIM
Polisi Terus Selidiki Kasus Kebocoran Gas CO2 di PT Gasiondo
KARAWACI, (JT) - Unit Reskrim Polres Metro Tangerang dan Polsek Karawaci, masih menyelidiki dugaan kelalaian kerja dan kesalahan prosedur terkait bocornya gas cair CO2 di gudang distribusi milik PT Gasindo, di jalan Gatot Subroto, Cimone, Karawaci, Kota Tangerang.
Sebelumnya, akibat gas CO2 yang bocor itu, kepulan asap putih menyelimuti area jalan raya tersebut. Akibatnya lalu lintas pengguna jalan terhambat akibat jarak pandang kendaraan yang terbatas.
"Saat ini perkaranya sudah ditangani Polsek Karawaci diback up Sat Reskrim Polres Metro Tangerang," ungkap AKP Abdul Jana, Kasie Humas Polres Metro Tangerang, dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022).
Jana memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden bocornya gas CO2 tersebut, pihaknya juga telah memintai keterangan dari dua pekerja yang saat itu bertugas di pabrik distribusi gas CO2 itu.
"Saksi yang sudah diperiksa sebanyak dua orang,dari pihak karyawan," katanya.
Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh Kepolisian kata Jana, peristiwa bocornya gas mengandung CO2 itu bermula ketika seorang pegawai yang merupakan saksi sedang melakukan pengisian CO2 ditabung.
"Kemudian saksi diperintahkan untuk menutup kran, namun saksi satu ini tidak mengetahui kran mana yang harus ditutup, sehingga meminta tolong saksi dua yang juga karyawan perushaaan untuk menutup kran," jelasnya.
Namun, pada saat ingin menutup kran, saksi dua salah membuka kran yang berisi liquid CO2 sebanyak 2 ton. sehingga liquid CO2 keluar menimbulkan gumpalan asap di jalan Gatot Subroto.
Atas kejadian tersebut, kemudian akses lalu lintas jalan menjadi tersendat. Dan baru kembali normal setelah beberap saat kemudian.
"Dari pemeriksaan awal bahwa.liquid CO2 yang bocor ke udara itu tidak berbahaya. Cairan gas CO2 itu biasa digunakan untuk memadamkan api dan juga biasa diisi kedalam APAR (alat pemadam api ringan)," jelas dia.
Namun begitu, guna memastikan kadar bahaya dan kandungan CO2 yang bocor itu, pihak Polrestro Tangerang, meminta tim Gegana dan Labfor Polri melakukan penyelidikan.
"Iya untuk memastikan, diperiksa oleh puslabfor dan gegana untuk mengetahui kandungannya," kata dia. (HAN)

- Tolak PP 78, Buruh kembali Kepung Kantor Bupati
- Dijanjikan Umroh, Sarpin Tertipu
- Penanganan Bidang Kesehatan, Sosial dan Pendidikan
- Pesan Ekstasi, Mahasiswa Pakai Identitas Orang Tua
- Gaji Dewan Naik Tiga Kali Lipat








